Desain algorithma cara mencari bilangan prima
- Start
- Masukkan Input
- Check inputan, jika input = interger (angka) lanjut ke step selanjutnya jika tidak kembali ke step 1 (pertama)
- Check inputan apakah inputan lebih dari sama dengan 2 ( input <= 2 ), jika <= 2 maka ke step selanjutnya. jika tidak maka kembali ke step awal (1).
- Memisalkan variable x dengan angka 3 ( x = 3 )
- Inputan di Modulus dengan nilai x ( input Mod x )
Untuk mengetahui bahwa suatu bilangan bisa dibagi atau tidak, paling mudah menggunakan bantuan mod, yang menyatakan sisa hasil bagi. Jika sisa hasil bagi 0 berarti bisa dibagi - Jika sisa hasil bagi = 0 berarti di looping dengan menambahkan X dengan 1 kemudian di Modulus dengan nilai X yang baru.
Jika sisa hasil bagi tidak sama dengan 0 maka di lanjutkan ke step berikutnya. - input hasil proses tadi jika = X maka inputannya merupakan Bilangan Prima. Bila tidak sama dengan X maka Bukan Bilangan Prima
PROGRAM MENGETAHUI BILANGAN PRIMA
package daa;
import javax.swing.JOptionPane;
public class Prima {
static boolean prima(int p) {
boolean b = true;
if(p < 2) b = false;
if(p > 2) {
for(int i = 2; i <= (p / 2); i++) {
if(p % i == 0) {
b = false;
break;
}
}
}
return b;
}
public static void main(String[] args) {
String numStr = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan bilang integer:");
int numInt = Integer.parseInt(numStr);
String cek = "Bilangan Prima";
if(!prima(numInt)) cek = "Bukan Bilangan Prima";
JOptionPane.showMessageDialog(null, numStr + " adalah\n" + cek);
}
}
package daa;
import javax.swing.JOptionPane;
public class Prima {
static boolean prima(int p) {
boolean b = true;
if(p < 2) b = false;
if(p > 2) {
for(int i = 2; i <= (p / 2); i++) {
if(p % i == 0) {
b = false;
break;
}
}
}
return b;
}
public static void main(String[] args) {
String numStr = JOptionPane.showInputDialog("Masukkan bilang integer:");
int numInt = Integer.parseInt(numStr);
String cek = "Bilangan Prima";
if(!prima(numInt)) cek = "Bukan Bilangan Prima";
JOptionPane.showMessageDialog(null, numStr + " adalah\n" + cek);
}
}
Desain Algoritma mencari Nilai Faktorial
- Start
- Masukkan Input
- Check inputan, jika input(N) = interger (angka) lanjut ke step selanjutnya jika tidak kembali ke step 1 (pertama)
- Jika input(N) = 0 maka nilai faktorial = 1.
Jika tidak sama dengan 0 dilanjutkan ke step berikutnya. - Dibuat permisalan F merupakan Input(N) dan M = 1.
- Dinyatakan rumus F = F * M
- Apakah nilai M = Nilai Input(N) jika tidak dilakukan proses M = M +1, sampai nilai nya sama dengan input(N).
- Jika nilai M = nilai input(N), maka Nilai F dicetak
- end
PROGRAM MENGETAHUI FAKTORIAL
package daa;
import javax.swing.*;
public class Fak {
public static void main(String[]args) {
int hasil=1;
int f=Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Input : "));
for(int i=1;i<=f;i++)
{
hasil=hasil*i;
if(f !=i)
System.out.print(i+"x");
else
System.out.print(i+" = ");
}
JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasil dari "+f+"! adalah "+hasil);
System.exit(0);
}
}
package daa;
import javax.swing.*;
public class Fak {
public static void main(String[]args) {
int hasil=1;
int f=Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Input : "));
for(int i=1;i<=f;i++)
{
hasil=hasil*i;
if(f !=i)
System.out.print(i+"x");
else
System.out.print(i+" = ");
}
JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasil dari "+f+"! adalah "+hasil);
System.exit(0);
}
}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar